Thursday, December 23, 2010

sebuah puisi, secangkir kopi di starbucks



sesekali terperangkap
dalam lalulintas yang sesak
kadangkala lupa
melihat diri
melihat kedalam hati nurani

saat ini aku tidak merasa dekat
tentu tidak seperti dulu

anginpun tidak lagi menyebar
harum bau rambutmu

meneguk lazatnya kopi
sambil duduk-duduk di 'starbucks'
jari-jermari mengetik 'papankekunci'
dan ingin menulis puisi;
aku ingin melihat kamu -
tiba-tiba saja muncul
dan menyapa
'abang, dah lama tiba?

5 comments:

Anonymous said...

abang ,dah lama tiba?

tiba tiba kopi menjadi pahit...

| Larasephia | said...

selalu kita lupa melihat diri..

Azam Abd Rahman said...

hmmm, sesekali melihat diri sendiri dengan mata orang lain...terima kasih zee dan larasephia

Pink Ants said...

..suka kopi cap kapal api....hehehe

Azam Abd Rahman said...

kahkahkah! dato' pun masuk juga sini? hehe!